Suku Baduy Banten Menolak moderenisasi untuk adat

Suku Badui merupakan sekelompok masyarakat adat Sunda, Mereka juga memiliki keyakinan tabu untuk didokumentasikan adat melarang penggunaan listrik dan barang-barang elektronik termasuk kamera  khususnya penduduk wilayah Badui Dalamsecara historis sejatinya mereka lebih tepat disebut urang kanekes yang diperkirakan mendiami kawasan ini pada abad ke lima penyebutan baduy mulai muncul pada Hindia Belanda karena para peneliti menyamakanya dengan kelompok Baduy di arab yang hidup berpindah dan terpencil.

September 2023 saya mengunjungi desa kanekes dan diperbolehkan menginap satu malam di baduy dalam karena adat.

Masyarakat Kanekes atau Baduy terbagi menjadi beberapa bagian orang Tangtu atau Baduy dalam Orang Penamping atau Baduy luar dan satu lagi yang belum banyak diketahui yaitu masyarakat Kanekes yang hidup diluar desa Kanekes atau orang Dangka 

Masyarakat Baduy sendiri memiliki keyakinan tabu adat melarang penggunaan listrik, barang-barang elektronik termasuk kamera  khususnya penduduk Badui Dalam Daftar pantangan akan semakin panjang bila kita masuk dalam sistem pertanian, Arsitektur hingga kegiatan ekonomi mereka 

secara historis sejatinya mereka lebih tepat disebut urang kanekes yang diperkirakan mendiami kawasan ini pada abad ke lima penyebutan baduy mulai muncul pada masa Hindia Belanda karena para peneliti menyamakanya dengan kelompok Baduy di arab yang hidup berpindah dan terpencil.

Di Baduy dalam sendiri terdapat tiga kampung masih-masing kampung memiliki tugas Cibeo(Urusan Pertanian) Cikeusik(Urusan Spritual), dan Cikertawarna(Urusan Kesehatan)

Posting Komentar

0 Komentar