Pada pagi hari pukul 07.00 pembina beserta kami 15 mahasiswa yang ikut kegiatan kick andy melakukan perjalanan menuju lokasi dengan mengendarai haise. Selama perjalanan sekitar 45 menit akhirnya kami sampai ke studio metro tv. Lalu kami menunggu sekitar 15 menit sebelum acara dimulai dan diberikan sebuah buku karya pak andy untuk oleh-oleh. Selanjutnya acara pun dimulai yang dipandu oleh Pak Andy Flores Noya beliau juga seorang jurnalis dan juga penulis. Tema yang dibawakan pada acara kali ini ialah Milenial Bertani Mendunia, di acara ini pula mengundang 3 narasumber hebat dan ada pesan dari bapak Menteri pertanian.
Narasumber pertama yakni Bapak Rayndra Syahdan Mahmudin dan Ibu Ella Rizki FM yang berasal dari Magelang Jawa Tengah. Beliau menyampaikan mengenai kisah sukses perjalanan hidup yang memulai bisnisnya dibidang peternakan berkonsep modern dan produk gula semut. Mereka juga menyampaikan bahwa generasi millenial tidak perlu malu untuk bertani, dikarenakan bertani itu tidak selalu kotor dan miskin melainkan dapat menjadikan kita mandiri dan memiliki jiwa enterpreneur. Beliau juga mengedukasi para petani millenial untuk tidak malu berternak domba dan kambing maupun menanam dan membudidayakan kelapa yang memiliki banyak manfaat.
Narasumber kedua yakni Ibu Dyah Rahmawati yang berasal dari kota Malang. Beliau menyampaikan tentang pertanian organic di perkotaan. Hasil olahan pertanian organic yakni kangkong, bayam, pakcoy, dsb. Dapat membantu menyembuhkan penyakit salah satunya yaitu kanker tulang. Beliau juga diawal menanam di depan pekarangan rumah seluas 2x3 meter, lalu berkembang hingga memiliki lahan seluas 1,5 hektar yang ditanami berbagai sayuran organik.
Beliau juga membantu mengedukasi tentang pertanian organic kepada masyarakat khususnya di kota Malang.
Narasumber yang ketiga yaitu petani millenial yang berasal dari Kupang, NTT Bernama Getianus Sino. Beliau dianggap gila karena mengolah lahan bebatuan dan karang seorang diri selama 2 tahun. Setelah 2 tahun tersebut beliau mulai menanam tanaman organik seperti tomat, bayem, selada, dll. Beliau juga memiliki peternakan ayam dan kambing. Ia pun memiliki usaha perikanan berupa tambak lele, usaha beliau di dukung oleh pemerintah dan warga sekitar. Beliau juga banyak mengedukasi maupun menginspirasi masyarakat desa dan masyarakat
kota Kupang. Beliau juga membantu mahasiswa magang dan PKL dalam menambah keterampilan dibidang pengolahan lahan pertanian.
Terakhir kami menyapa Bapak Menteri Pertanian, Bapak Syahrul Yasin Limpo melalui zoom, Bapak Menteri memberikan beberapa motivasi dan juga saran kepada kami para petani milenial. Petani milenial didukung dengan berbagai program yang diadakan oleh Kementerian Pertanian yakni KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan PWMP (Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian). Beliau juga menyampaikan bantuan tersebut bertujuan untuk menciptakan lebih banyak pengusaha
muda pertanian yang akan mengubah citra pertanian menjadi lebih baik dan juga upaya penumbuhan dan peningkatan minat keterampilan dan jiwa kewirausahaan generasi muda dibidang pertanian. Seperti salah satu contohnya yakni ketiga narasumber kali ini yang mendapatkan bantuan PWMP dan juga menjadi Duta Petani Milenial.
Setelah selesai mengikuti serangkaian kegiatan tersebut kami kembali ke Kampus PEPI tercinta pada pukul 14.00 WIB. Dan banyak ilmu serta motivasi yang sangat inspiratif yang kami dapatkan dari acara kick andy, yang menghadirkan para narasumber yang hebat dan kompeten dibidang pertanian modern yang dapat kami jadikan contoh teladan agar kedepannya menjadi lebih baik dan sukses seperti mereka.
0 Komentar